Sabtu, 03 Mei 2014

Pendapat Orang Sukses Tentang Network Marketing


p_kata_orang_sukses_tentang_network_marketing


Banyak sekali orang sukses dalam bisnis network marketing di dunia ini. Bahkan mereka mampu menjadi orang sukses dan terkaya di dunia. Apakah memang bisnis Network Marketing mampu merubah hidup seseorang? Semua itu tergantung aksi nyata anda sendiri. Simak motivasi dan perkataan orang-orang sukses berikut ini mengenai Network Marketing.

Paul Zane Pilzer 
Seorang ahli ekonomi ternama dan penulis delapan buku terlaris dunia mengatakan :
“Dari tahun 2006 – 2016, akan ada 10juta milyarder baru di Amerika, dua kali lipat lebih banyak dibanding satu decade yang lalu.. dan akan lebih banyak lagi yang berasal dari bisnis Penjualan Langsung (Networkk Marketing)!”

Warren Buffet  
Pemilik 51 perusahaan dimana 3 diantaranya adalah perusahaan Network Marketing mengatakan :
“Network marketing adalah Investasi terbaik yang pernah saya lakukan…”

Bill Clinton  
Mantan presiden Amerika Serikat mengatakan :
“Bisnis Anda (Network Marketing) memberikan nilai lebih kepada seluruh dunia dan memberi banyak orang kesempatan untuk sukses dalam kehidupan mereka, bagi saya itulah inti dari Impian Negara Amerika Serikat.”

Robert Kiyosaki :
Best Penulis buku terlaris dunia (Cashflow Quadrant & Rich Dad, Poor Dad) dan peraih banyak penghargaan internasional mengatakan :
“Jika Anda benar-benar ingin belajar menjadi kaya, Anda harus mulai mengetahui dan memahami dahsyatnya kekuatan yang ada di JARINGAN. Orang-orang terkaya di dunia adalah orang-orang yang membangun jaringan.”

Donald Trump :
Pengusaha properti raksasa dunia dan seorang multi billionaire mengatakan :
“ Jika saya kehilangan semuanya dan harus memulai lagi dari nol, maka saya akan segera mencari perusahan Network Marketing yang hebat dan mulai bekerja sebagai distributor.”

Cara Memilih MLM Terbaik

p_5_pertanyaan_untuk_menentukan_mlm_atau_network_marketing_opportunity


Banyak orang telah mengeluarkan banyak uang dalam pemasaran jaringan, MLM, dan pemasaran langsung konsumen, tetapi lebih banyak lagi orang yang telah berakhir membuang banyak waktu dan uang merekan untuk mengejar mimpi. Anda dapat memastikan kesuksesan terbaik anda dengan menjadi yakin Anda masuk ke peluang yang tepat di tempat pertama.

Jika Anda sedang mempertimbangkan sebuah MLM atau peluang jaringan pemasaran, baiknya ajukanlah lima pertanyaan berikut ini untuk menentukan apakah suatu jaringan, multi-level, atau pemasaran konsumen langsung sepadan dengan waktu Anda (dan uang Anda).

1. Siapa upline Anda? 
Apa yang Anda ketahui tentang orang yang memperkenalkan Anda untuk kesempatan tersebut? Apakah Anda dapat percaya apa yang mereka katakan? Apakah mereka mau membocorkan persis berapa banyak yang mereka telah dapatkan? Dan bagaimana dengan pendiri perusahaan (dengan asumsi itu perusahaan baru)? Apakah mereka berhasil dan terkemuka dalam bisnis mereka sebelumnya? Selidiki seluruh upline Anda seperti Anda akan menjadi mitra bisnis yang Anda tidak pernah bertemu sebelumnya.

2. Apakah produk tersebut? 
Apakah itu sesuatu yang akan laku di toko ritel atau melalui pemasaran tradisional lainnya? Seperti apa kompetisinya? Jika Anda bukan penjual berpengalaman, jangan berharap untuk menjadi salah satu dalam semalam. Anda akan harus menjadi seorang perekomendasi untuk produk, jadi pastikan Anda percaya di dalamnya.

3. Kapan Anda akan mulai benar-benar menghasilkan uang? 
Jangan berfikiran bahwa dibutuhkan berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk menunjukkan keuntungan. Anda harus mampu mengembalikan investasi apapun dan mulai mendapatkan penghasilan hanya dalam beberapa minggu jika ada benar-benar produk tersebut banyak peminatnya. Anda harus mampu untuk bekerja paruh waktu di samping sumber pendapatan mantap lainnya. Apakah Anda secara realistis dapat melakukannya dengan perusahaan ini?

4. Dimana produk yang dipromosikan dan di mana Anda dapat mempromosikannya?
Apakah perusahaan melakukan iklan dan publisitas sendiri untuk membantu menciptakan permintaan untuk produk? Dan ada pembatasan di mana dan bagaimana Anda dapat mempromosikannya (iklan, situs web, social media dll). Tidak ada jawaban yang benar atau salah untuk pertanyaan itu – kebijakan terbuka lebar lebih fleksibel untuk Anda, tetapi untuk orang lain juga. Jika Anda siap untuk menjadi sangat kompetitif, itu bagus, tapi jika tidak, Anda dapat memilih untuk bekerja dengan sebuah perusahaan yang kebijakan yang lebih ketat.

5. Mengapa anda melakukan ini? 
Ini mungkin pertanyaan yang paling penting dari semua. Jika Anda melakukannya karena Anda pikir itu akan membantu Anda keluar dari krisis ekonomi, lupakan saja. Jika Anda melakukannya karena Anda pikir Anda akan menjadi kaya dalam satu tahun, baik, itu baik untuk memiliki visi, tetapi jangan bank di atasnya. Di sisi lain, jika Anda benar-benar percaya pada produk, yang memberikan kemungkinan terbaik untuk sukses dengan itu.

Kamis, 01 Mei 2014

Tips Sukses Menjual




Salah satu penyebab utama banyak usaha-usaha yang akhirnya gulung tikar adalah karena tidak adanya dana yang cukup untuk menghidupi usaha tersebut. Yang banyak terjadi adalah lebih besar pengeluaran dibandingkan dengan pemasukkan. Sangat penting untuk dapat menghasilkan pendapatan yang lebih besar dari pada pembiayaan. Dan tentunya pendapatan yang tinggi diperoleh dari pemasaran yang baik dan tingkat penjualan yang tinggi.

Kemampuan untuk memasarkan dan menjual sebenarnya penting dimiliki bagi setiap orang. Pada saat anda akan memasarkan suatu produk, sebaiknya posisikan diri anda sebagai pembawa pesan, bukan sebuah pesan. Maksudnya adalah ketika anda sedang memasarkan suatu produk, jangan hanya melulu bercerita mengenai fitur-fitur yang dimiliki produk tersebut. Tapi sebaiknya tonjolkanlah nilai manfaat dari produk yang anda tawarkan.

Sebelum seorang pembeli memutuskan untuk membeli suatu produk, dia melihat lebih dulu apakah ada nilai manfaat yang dia dapatkan dari produk tersebut. Jika dia melihat tidak ada nilai manfaat yang dapat diperoleh, seberapa ngotot anda menjelaskan manfaat yang bisa diberikan dari produk anda tersebut, calon pembeli tetap tidak akan mau membeli. Masuk akal bukan? Jika posisi kita sebagai calon pembeli, buat apa kita membeli suatu produk yang tidak bermanfaat.

Kebanyakan orang biasanya merasa takut, malu, dan tidak percaya diri untuk berjualan. Salah satu penyebabnya yaitu karena mereka harus bertatap muka dan harus pandai berkata-kata secara langsung dengan calon pembeli. Tapi untungnya sekarang ada bisnis internet. Melalui internet, anda dapat mulai bisnis internet tanpa harus bertatap muka langsung dengan para prospek maupun calon pembeli. Anda dapat menawarkan produk anda dan berjualan sampai ke seluruh nusantara, bahkan dunia.

Tidak ada yang perlu ditakutkan dengan menjual. Baik didalam bisnis online maupun bisnis offline, yang perlu anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan menawarkan dan menjual adalah dengan belajar dan praktek... Berikut ini ada beberapa tips belajar cara memasarkan dan menjual yang sukses. Mari simak...

YAKIN dan PERCAYA. 
Yakinlah anda mampu menjual. Yakinlah anda memiliki penawaran yang baik. Pelajari pula hal-hal yang berkaitan dengan bidang produk yang anda pasarkan. Semakin anda paham mengenai produk yang akan anda jual, anda juga akan semakin yakin dan mantap dalam melakukan penawaran. Dan kabar baiknya, keyakinan ini bersifat menular. Jika anda benar-benar yakin akan produk yang anda tawarkan, biasanya orang akan terpengaruh dan menjadi ikut yakin.

TEMUI LEBIH BANYAK LAGI ORANG. 
Semakin banyak anda menawarkan produk maka semakin besar pula peluang terjadinya penjualan. Nah oleh karena itu, anda harus dapat bertemu dengan lebih banyak lagi orang. Rajinlah untuk mencari prospek. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya dengan mengikuti suatu komunitas yang berhubungan dengan produk anda, atau dapat pula mengikuti suatu milis (mailing list) dengan topik yang berhubungan dengan produk anda.

KENALI SIAPA PROSPEK ANDA. 
Kenali siapa orang yang akan anda tawari produk anda. Anda dapat melakukan penjualan dengan lebih efektif jika anda mengenal siapa prospek anda. Temukan masalah mereka, dan jadikan produk anda menjadi solusi dari masalah tersebut. Misal yang menjadi prospek adalah teman anda. Anda mengerti masalah yang dihadapinya, begitu pula dengan kondisi keuangannya. Hal ini akan mempermudah anda dalam menentukan produk mana yang akan anda tawarkan padanya.

JADILAH SAHABAT. Saat anda menawarkan suatu produk, jangan pernah menganggap diri anda sebagai seorang sales. Berusahalah memposisikan diri anda sebagai seorang sahabat dari prospek anda. Dengan begitu anda dapat menjadi lebih akrab dengan prospek anda. Anda dapat lebih baik lagi dalam memahami persoalan yang dihadapi prospek anda. Dan anda dapat benar-benar memberikan bantuan kepada prospek anda melalui produk-produk yang anda miliki.

ANTISIPASI PENOLAKAN. 
Penolakan ketika kita sedang melakukan panawaran merupakan hal yang biasa. Seorang marketing yang sukses tentu juga pernah mengalami ratusan bahkan ribuan kali penolakan. Pelajari sebab-sebab anda ditolak, dan siapkan jawaban atas penolakan yang terjadi. Bukan berarti anda harus mendesak prospek anda, namun jawaban yang anda berikan lebih mengarah kepada solusi dari sebab-sebab yang membuat terjadinya penolakan tersebut.

TETAPLAH TERSENYUM. 
Apapun yang terjadi, baik ketika anda ditolak, maupun ketika anda berhasil melakukan penjualan, tetaplah tersenyum. Tersenyumlah dengan natural dan jangan dibuat-buat. Walaupun mungkin hati anda kecewa karena gagal menjual, tapi anda harus tetap menjaga hubungan baik dengan prospek anda tersebut. Karena bukan tidak mungkin suatu saat mereka yang menolak anda malah menjadi pelanggan setia anda. So keep smiling always!

LAKUKAN SEKARANG! 
Seperti saat anda ingin pandai mengendarai sepeda. Anda harus mengambil sepeda anda, menaikinya, dan mulai mengayuhnya. Mengontrol sendiri bagaimana mengatur keseimbangan. Bangun kembali ketika anda jatuh dari sepeda. Begitu pula jika anda ingin pandai berjualan. Anda harus mau mencoba untuk memulainya dan melakukannya. Baik bisnis online maupun offline, yang perlu anda lakukan hanyalah mencari produk dan menawarkannya ke orang-orang. Jika masih belum terjadi penjualan, tetaplah berusaha. Terus lakukan sampai terjadi penjualan, tapi tentunya sambil terus memperbaiki dan meningkatkan cara-cara menjual.

Berusahalah untuk selalu meningkatkan kapasitas diri, baik dari segi wawasan maupun dari segisoftskill seperti ilmu berkomunikasi. Jangan pernah menyerah... Mari praktekkan... Terus jual, jual, dan jual!.....